Karena tadi sudah nontonn videonya, admin mau coba rangkum dan jabarin yaa mengenai midbrain atau otak tengah merupakan bagian paling atas dari batang otak (brainstem), terletak antara pons (di bawah) dan diencephalon (di atas). kemudian Hindbrain adalah bagian belakang otak
Setelah mempelajari bagian ini diharapkan dapat:
– Mengidentifikasi anatomi midbrain dan hindbrain (brainstem)
– Menjelaskan lokasi serta fungsi umum dari midbrain dan hindbrain (brainstem)
– Menghubungkan kelainan fungsi otak dengan lokasi anatomi yang terkena.
I. MIDBRAIN (MESENSEFALON)
Batas-batas:
Superior → Diencephalon (talamus & hipotalamus)
Inferior → Pons
Ventral → Pedunkulus serebri (crus cerebri)
Dorsal → Colliculi (superior & inferior)

1. Struktur Anatomi Midbrain
Midbrain terdiri atas tiga bagian utama dari anterior ke posterior:
| Bagian | Isi Struktur Penting | Fungsi Umum |
|---|---|---|
| Crus cerebri (basis pedunkuli cerebri) | Serabut kortikospinal, kortikobulbar, kortikopontin | Jalur motorik utama dari korteks serebri |
| Tegmentum | Nucleus ruber (red nucleus), substantia nigra, lemniskus medialis, nukleus saraf kranialis III & IV | Kontrol motorik halus dan transmisi sensorik |
| Tectum (atap) | Colliculus superior & inferior | Pusat refleks visual dan auditori |
Fungsi Utama Midbrain:
– Pusat refleks visual & auditori
– Mengatur tonus otot dan gerakan tubuh halus
– Mengontrol gerakan bola mata
– Jalur konduksi antara otak besar, batang otak bawah, dan medula spinalis
– Mengatur respons nyeri (melalui area periaqueductal gray)
2. Struktur Penting dan Fungsinya
a. Colliculus Superior
– Terlibat dalam refleks visual dan koordinasi gerak mata terhadap objek visual.
– Menerima input dari retina dan korteks visual primer.
– Bertanggung jawab atas refleks kepala & mata terhadap cahaya (visual tracking reflex).
b. Colliculus Inferior
– Pusat refleks auditori: mengarahkan kepala ke arah sumber suara.
– Menerima impuls dari nukleus koklearis dan mengirimkannya ke corpus geniculatum mediale (thalamus).
c. Substantia Nigra
– Mengandung neuron dopaminergik berpigmen gelap.
– Terlibat dalam pengaturan gerak halus dan motivasi motorik.
– Degenerasi pada bagian ini menyebabkan penyakit Parkinson → tremor, rigiditas, bradikinesia.
d. Nucleus Ruber (Red Nucleus)
– Berwarna kemerahan karena kaya vaskularisasi.
– Berperan dalam koordinasi gerakan dan pengendalian tonus otot.
– Berhubungan dengan cerebellum melalui tractus rubrospinalis.
e. Cerebral Aqueduct (Aqueductus Sylvii)-
– Menghubungkan ventrikel III dan ventrikel IV.
– Dikelilingi oleh substansia grisea periaqueductalis yang mengandung pusat penghambat nyeri (opioid endogen).
3. Nukleus Saraf Kranialis
| Saraf | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| N. III | Okulomotorius | Gerak bola mata (ke atas, ke bawah, medial) dan membuka kelopak mata |
| N. IV | Troklearis | Menggerakkan bola mata ke bawah & lateral (m. obliquus superior) |
Korelasi Klinis Midbrain
| Kelainan | Lesi | Gejala Klinis |
|---|---|---|
| Penyakit Parkinson | Degenerasi substansia nigra | Tremor, rigiditas, gerak lambat |
| Lesi nucleus ruber | Infark atau trauma tegmentum | Tremor rubral, ataksia |
| Lesi colliculus superior | Kerusakan refleks visual | Gangguan gerak mata sadar |
| Stenosis aqueductus cerebri | Sumbatan aliran LCS | Hidrosefalus obstruktif |
II. HINDBRAIN (RHOMBENSEFALON)
A. Metensefalon berisi (cerebelum dan pons)
1. Serebelum adalah perluasan bagian dorsal batang otak.
– Ekspresi fungsi serebelum adalah ipsilateral.
– Serebelum turut berperan dalam koordinasi kontraksi dan relaksasi kelompok otot agonis dan antagonis untuk menghasilkan gerak yang tepat dan halus.
– Disfungsi serebelum mengakibatkan gerak tak terkoordinasi yang menyentak (ataksia).
| Lesi Serebelum | Gejala Klinis |
|---|---|
| Hemisfer serebelum | Ataksia ipsilateral (gangguan koordinasi sisi lesi) |
| Vermis | Gangguan keseimbangan tubuh |
| Flocculonodular lobe | Vertigo dan nistagmus |
2. Pons memiliki tiga pasang pedunkulus serebelum.
– Pedunkulus serebelum medius memproyeksikan serabut menuju serebelum dari nukleus-nukleus pontis, yang menerima masukannya dari korteks serebrum.
– Pedunkulus serebelum superior terutama meneruskan masukan menuju talamus.
– Pedunkulus serebelum inferior memproyeksikan serabut penerus dari proprioseptor perifer dan batang otak menuju serebelum dan dari serebelum menuju batang otak.
B. Mielensefalon (Medulla Oblongata)
Medula oblongata terletak di sebelah kaudal terhadap pons.
Fungsi. Medula oblongata berisi inti saraf otak VII sampai XII.
a. Saraf (somatik) abduksen (N. VI) dan hipoglosus (N. XII) muncul dari permukaan ventral medula. N. fasialis (N. VII), N. glosofaringeus (N. IX), dan N. vagus (N. X) muncul dari sisi lateral medula.
b. Selain banyak inti, batang otak berisi jalur-jalur penting.
(1) Jalur sensorik asenden yang menuju talamus diteruskan ke hemisfer serebrum.
(2) Jalur motorik desenden dari korteks berproyeksi menuju inti batang otak dan substansia grisea

